Tampilkan postingan dengan label PC IMM Cirendeu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PC IMM Cirendeu. Tampilkan semua postingan
Kamis, 03 Desember 2015
Rabu, 02 Desember 2015
TUHAN DI JALANAN
By Unknown16.16Ciputat, Cirendeu, Hikmah, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah, Ilmu, IMM, IMM Cirendeu, Indonesia, Jakarta, Jakarta. Cirendeu, Keilmuan, PC IMM CirendeuNo comments
Oleh IMMawati Nayla Nur Rabbany
Memperingati sumpah pemuda halnya,
bukanlah hanya melalui satu cara seperti cara aksi saja. Namun, masih banyak
cara-cara lain untuk terus mengembangkan semangat jiwa muda kita dalam
memperingati sumpah pemuda ini.
Sebagai organisasi besar dibawah naungan
Muhammadiyah, kita memiliki banyak potensi dalam membantu berbagai lapisan
masyarakat. Kita punya langkah yang panjang sebagai mahasiswa, masih tertanam
kuat semangat muda dalam jiwa mahasiswa.
Justru itu yang harus kita pahami, selain bersemangat namun kita
memiliki aspek intelektual yang berbeda halnya dengan masyarakat lainnya. Aksi
adalah selengkapnya...Minggu, 29 November 2015
KOMITMEN INDONESIA SEBAGAI NEGARA AGRARIS
By Unknown15.34Agraris, Cirendeu, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah, IMM, IMM Cirendeu, Indonesia, Kajian, Keilmuan, PC IMM Cirendeu, Pembangunan NasionalNo comments
Oleh IMMawati Nayla Nur Rabbany
Indonesia merupakan negara agraris dimana pembangunan
di bidang pertanian menjadi prioritas utama karena Indonesia merupakan salah
satu negara yang memberikan komitmen tinggi terhadap pembangunan ketahanan
pangan sebagai komponen strategis dalam pembangunan nasional. UU No.7 tahun
1996 tentang pangan menyatakan bahwa perwujudan ketahanan pangan merupakan
kewajiban pemerintah bersama masyarakat (Partowijoto, 2003).
Indonesia merupakan negara agraris yang kaya akan
hasil pertanian, kehutanan, perkebunan, peternakan, dan perikanan. Kondisi alam
tersebut memberikan peluang bagi sebagian besar masyarakat Indonesia untuk
melakukan
kegiatan
usaha di bidang pertanian maupun yang berkaitan dengan pertanian. Pertanian
merupakan salah satu kegiatan paling mendasar bagi manusia, karena semua orang
perlu makan setiap hari. Pengembangan usaha agribisnis menjadi pilihan
yang sangat strategis dan penting sejalan dengan upaya pemerintah dalam
mengembangkan sumber-sumber pertumbuhan ekonomi baru di luar minyak dan gas. selengkapnya...
Minggu, 22 November 2015
PENTINGKAH INDONESIA SEBAGAI NEGARA AGRARIS
By Unknown02.53Cirendeu, Hikmah, Humanitas, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah, Ilmu, IMM, Jakarta. Cirendeu, Kajian, Kebijakan, Lambang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah, PC IMM Cirendeu, Pemerintah, PengembanganNo comments
oleh IMMawan Ade Mulyanto,S.Agr
Manusia memulai bercocok tanam pada zaman
pra sejarah, bertani adalah kebudayaan kedua setelah berburu. Bertani sudah
dimulai sejak dahulu kala, oleh karena itu pertanian merupakan kegiatan manusia
menggunakan faktor produksi yang didalamnya mempergunakan sumber daya demi
mewujudkan keuntungan dan pemberdayaan petani. Keuntungan dalam sub sektor
pertanian ada 4 :
-
Tanaman pangan
-
Hortikultura
-
Perkebunan
-
Peternakan
Negara maritim merupakan negara yang banyak
lautnya, mata pencahariannya lebih ke ranah dilaut. Indonesia seharusnya tidak dikenal
hanya dengan negara agraris.
Negara agraris adalah dimana mayoritas
penduduknya bercocok tanam atau sebagai petani. Tingkat validitas di Indonesia
masih berkurang. Pulau terdepan di Indonesia diambil alih oleh negara asing,
akrena kontrol dari Pemerintah yang masih kurang. Kurang lebih pulau di
Indonesia sekitar 17.000 pulau, 30% dari Kalimantan dan 25% dari Sumatera.
Dari luas Indonesia, 1/3 daratan dan 2/3
lautan, sehingga maritim lebih dipotensialkan. Dari 1/3 daratan pun menjadi
potensial dalam swasembada pangan. Indonesia bergabung dengan UNFAO pada tahun
1950. selengkapnya...
Senin, 16 November 2015
Hak Anak Sebagai Bagian Dari Hak Asasi Manusia
By Unknown01.00Cirendeu, Humanitas, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah, IMM, IMM Cirendeu, Islam, Jakarta. Cirendeu, Kajian, Lambang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah, Logo IMM, PC IMM Cirendeu, Pemerintah, Pengembangan, Riset, UMJNo comments
Oleh IMMawan Bagus Ramadhan,SH
Secara etimologis, hak asasi berasal dari bahasa Arab yaitu haqq dan asasiy.Kata haqq adalah bentuk tunggal dari kata huquq yang diambil dari kata haqqa, yahiqqu, haqqan yang artinya adalah benar, nyata, pasti, tetap, dan wajib. Berdasarkan pengertian tersebut, haqqadalah kewenangan atau kewajiban untuk melakukan sesuatu atau tidak melakukan sesuatu.[1] Kata hak juga sering dikaitkan dengan kata kewajiban. Menurut Joseph Raz, hak adalah dasar dari berbagai kewajiban orang lain.[2] Hak dan kewajiban harus berjalan seimbang.
Setiap orang harus mengetahui hak dan kewajibannya, karena dalam satu negara setiap warga negara mempunyai hak-hak dan kewajiban tertentu. Oleh karena itu, disinilah pentingnya hak dan kewajiban warga negara diatur dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku, seperti yang selalu dinyatak oleh para penganut teori positivisme.[1] Hal ini untuk menjamin pemerintah sebagai pihak sentral dalam negara serta pihak-pihak lain bertindak sesuai dengan peraturan perundang-undangan tersebut. selengkapnya...
Rabu, 11 November 2015
PERANAN PRESIDEN DALAM MENENTUKAN KEBIJAKAN PEMERINTAH
By Unknown06.34Ciputat, Cirendeu, Hikmah, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah, Ilmu, IMM, Joko Widodo, Jokowi, Kajian, Kebijakan, PC IMM Cirendeu, Pemerintah, Pengembangan, Presiden, RisetNo comments
Oleh :
IMMawan Bagus Ramadhan dan IMMawati Nayla Nur Rabbany
Pada Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara
Republik Indonesia Tahun 1945 (selanjutnya disebut UUD NRI 1945) Alinea IV,
menyatakan bahwa kemerdekaan kebangsaan Indonesia itu disusun dalam suatu
Undang-Undang Dasar Negara Indonesia yang terbentuk dalam suatu susunan negara
Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat.
Berdasarkan Pasal 1 Ayat (1) UUD NRI 1945,
Dikatakan bahwa Negara Indonesia adalah negara kesatuan yang berbentuk
republik.[1] Berdasarkan hal itu dapat
disimpulkan bahwa bentuk negara Indonesia adalah kesatuan, sedangkan bentuk
pemerintahannya adalah republik.
Republik adalah sebuah
negara di mana tampuk pemerintahan akhirnya bercabang dari rakyat, bukan dari
prinsip keturunan bangsawan dan sering dipimpin atau dikepalai oleh seorang
presiden. Istilah ini berasal dari bahasa Latin res publica, atau "urusan
awam", yang artinya kerajaan dimilik serta dikawal oleh rakyat.
Selengkapnya...
Kamis, 29 Oktober 2015
Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah
By Unknown16.14Ciputat, Cirendeu, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah, IMM, IMM Cirendeu, Islam, Jakarta, Kajian, KAUMAN, Keislaman, Lambang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah, Lambang IMM, PC IMM Cirendeu, Program Kerja, Tabligh, UMJNo comments
Oleh : IMMawan Nurul Azmi
Ikatan
Mahasiswa Muhammadiyah merupakan organisasi otonom Muhammadiyah yang bertujuan
untuk mengusahakan terbentuknya akademisi Islam yang berakhlak mulia dalam
rangka mencapai tujuan Muhammadiyah. Pergerakan Ikatan memang selalu berkaitan
dengan pokok pemikiran Muhammadiyah yang terpisah menjadi dua bagian, yaitu pertama,
pokok pikiran yang bersifat ideologis adalah sumber dari prinsip ajaran
Islam. Oleh karena itu subtansinya bersifat tetap dan tidak berubah. Yang perlu
barangkali adalah melakukan pembaharuan rumusan dan pengembangan maknanya,
sehingga subtansi pokok pikiran itu tetap relevan dan komunikatif sepanjang
waktu, tanpa mengubah, merevisi, atau mengganti nilai-nilai dasar yang
terkandung di dalamnya. sedangkan kedua, pokok pikiran yang bersifat
strategis yang dalam tradisi persyarikatan disebut khittah perjuangan, yang
bersifat dinamis. Artinya khittah perjuangan tersebut dapat berubah, sesuai
dengan terjadinya perubahan situasi dan kondisi yang dihadapi Muhammadiyah.
Dalam
rangka pencapaian maksud tersebut, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah merumuskan
arah pergerakannya pada ketiga unsur mendasar, yaitu keagamaan (religious),
kemahasiswaan (intellectualis), dan kemasyarakatan (humanity).
Ketiga aspek tersebut sebagai tri kompetensi dasar Ikatan yang menjadi pola
kemampuan pada diri tiap kader, dan juga sebagai bentuk pola pikir pada tiap
kader Ikatan dalam mewujudkan Ikatan yang progresif. Sehingga dengan demikian
dapat mewujudkan tujuan Muhammadiyah, yaitu menjadikan masyarakat Islam yang
sebenar-benarnya.
Pembentukan
ketiga unsur mendasar tersebut di atas, perlu dilakukannya pembagian peranan
dan tugas ke dalam beberapa bidang, salah satu diantaranya yaitu Bidang Tabligh
dan Kajian Ke-Islaman, yang berguna dalam pengusahaan membentuk kepribadian
kader yang agamis, serta memahami persoalan yang berkaitan dengan pengetahuan
ke-Islaman. Sebagai bentuk perwujudan hal tersebut, pemusatan arah pergerakan
Bidang Tabligh dan Kajian Ke-Islaman pada internalisasi nilai Islam pada
individu kader dan pada lingkungan, sebagai wilayah aktifitas pergerakan kader.
Dalam
proses internalisasi nilai Islam pada individu dan pada lingkungan diperlukan
keahlian yang mencukupi untuk menghadapi situasi dan tantangan yang berkembang.
Kemampuan dan keahlian dalam memetakan gerakan dakwah di kalangan mahasiswa
merupakan peran dan fungsi Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah, sebagai organisasi
kemahasiswaan yang berlandaskan syari’at Islam. Dalam penanaman kemampuan dan
keahlian tersebut, dibutuhkan proses kegiatan pendukung, sehingga mampu
memberikan pencerahan atas gerakan dakwah Ikatan yang bernafaskan Al Islam
Kemuhammadiyahan. Oleh karena itu, kegiatan pendukung tersebut berupa Pelatihan
Menajamen Dakwah yang diharapkan dapat menciptakan da’i-da’i muda Islam
yang mendukung cita-cita dan tujuan Muhammadiyah.








